Categories
Spare Part

Stang Motor Untuk Modifikasi Motormu

Mengoprek atau memodifikasi motor memang memiliki daya tariknya sendiri karena kamu jadi bisa menyesuaikan kinerja ataupun tampilan motor sesuai dengan selera dan kebutuhanmu. Dan salah satu bagian yang seringkali menjadi sasaran modifikasi adalah stang motor. Fungsi utama dari stang ini sendiri adalah sebagai kemudi yang menentukan haluan dan arah motor melaju yang membuatnya menjadi satu bagian vital yang tak boleh sembarangan diubah.

Kamu bukannya tidak boleh berkreasi dengan stang kendaraanmu karena terbukti banyak orang sudah melakukan modifikasi dan keamanan kendaraan saat berada di jalan tetap terjamin yang artinya, tindakan ini sah saja kamu lakukan. Akan tetapi, sebagai pemilik motor yang baik dan pengguna jalan yang taat peraturan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan modifikasi stang. Apa saja?

  1. Proporsi Stang dengan Bodi motor

Alasan utama pemilik motor melakukan modifikasi adalah untuk membuat tampilan kendaraannya beda dengan yang lain dan sesuai dengan kepribadian alias nampak lebih personal. Tentu saja ini bukanlah sesuatu yang salah atau melanggar hukum. Hanya saja kamu tak boleh sembarangan mengubah stang misalnya dengan memilih stang yang tinggi jauh melebihi ketinggian motor. Meskipun tampil beda, namun stang yang terlalu tinggi membuat kamu tak bisa duduk nyaman di jok dan akhirnya kamu tak bisa benar-benar fokus dengan perjalananmu.

Atau juga mengganti stang dengan lebar yang jauh melebihi bodi kendaraan. Ingat, kendaraanmu adalah jenis motor yang didesain sedemikian rupa sehingga ramping dan tidak makan tempat di jalan. Jika kamu mengganti stang dengan ukuran lebih besar dan lebar, bukan hanya tidak enak dipandang namun kamu juga mengganggu pengguna jalan lain. Dari sini kamu bisa menyimpulkan bahwa proporsi stang dan bodi motor haruslah seimbang.

  1. Model Stang dan Karakteristiknya

Seperti yang kamu tahu, stang motor memiliki banyak jenis yang digunakan pada motor yang berbeda. Misalnya saja stang baplang yang sering digunakan pada motor motocross, stang jepit pada motor balap, dan stang cruiser yang biasa digunakan pada naked bike. Perlu kamu ketahui pada model stang yang berbeda-beda ini bukan hanya memberikan kesan dan tampilan yang unik dan keren namun membawa karakteristiknya masing-masing.

Misalnya saja untuk stang pada motocross, model ini memungkinkan kamu untuk mengendalikan motor dengan lebih baik di medan terjal namun menyulitkan kamu bermanuver saat berada di tengah kemacetan. Apakah kamu akan mengganti stang motormu dengan model ini padahal kamu menggunakan kendaraan tersebut untuk menembus ramainya jalanan ibukota setiap hari? Pikirkan lagi.

  1. Kualitas Materialnya

Mungkin ada saat kamu menganggap stang yang memiliki fungsi vital pasti dibuat dengan material yang benar-benar berkualitas. Jangan terlalu polos, produsen onderdil dan aksesoris motor merupakan pelaku bisnis yang tak hanya memikirkan kualitas namun juga profit alias keuntungan yang pastinya dihitung dengan cermat.

Demi mendapatkan untung lebih, bisa saja stang yang diproduksi memiliki tampilan oke namun menggunakan bahan ringkih yang hanya bertahan beberapa lama. Atau pemilihan material yang tak tepat membuat stang menjadi berat dan susah dikendalikan. Hal-hal macam ini juga perlu kamu pikirkan karena stang merupakan kunci dari arah dan haluan motormu.

Memodifikasi stang motor sangat boleh dilakukan karena itu merupakan preferensi pribadi. Namun ingat, modifikasi tidak seharusnya membuat performa motor menurun atau mengganggu kenyamanan apalagi keamananmu ketika berada di jalan jadi bertindaklah dengan cermat saat mengoprek bagian ini, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *