Categories
Tips Perawatan

Yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Berkendara Dengan Motor Yamaha

Mengendarai motor di jalan raya, tentu memiliki aturan yang berlaku dengan tujuan menertibkan pengendara ataupun memberikan kenyaman bagi pengguna jalan lainnya. Jika kamu seorang pengendara motor yang sudah mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) pasti tidak akan asing dengan beberapa peraturan seperti pemakaian helm, tertib dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas, hingga beberapa hal lainnya. Saat ini, peraturan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Penerapannya di Indonesia sendiri sudah mulai dilakukan dengan beberapa penertiban bagi yang melanggar. Oleh sebab itu, beberapa larangan hal yang tidak boleh kamu perhatikan ketika mengendarai motor Yamaha.  

1. Jangan merokok ketika sedang berkendara 

Tentu kamu akan merasa kesal dengan beberapa pengendara motor yang merokok sambil mengemudikan kendaraan. Hal ini mendapatkan larangan keras dari pihak kepolisian karena selain membahayakan pengemudi karena dapat mempengaruhi keseimbangan, debu atau asap rokok akan mengganggu pengguna jalan atau bahkan pengendara motor lain. Mungkin kamu pernah mendengar beberapa kasus tentang abu rokok yang masih menyala terbang dan mengenai mata pengendara motor lainnya. Untuk memastikan keamanan saat berkendara, maka hal ini sangat dilarang baik bagi pengemudi motor maupun mobil. 

2. Larangan mendengarkan music 

Mengalungkan headset sembari melaju dengan motor menjadi salah satu kegemaran banyak anak muda agar tidak merasa bosan ketika sedang berkendara. Namun hal ini dapat membahayakan keselamatan kamu loh. Tentu saja tingkat fokus akan menurun karena terlena oleh lantunan musik atau berita dari radio. Padahal ketika sedang mengendarai motor, kamu harus fokus dengan kondisi sekitar semisal mendengarkan suara peringatan klakson mobil atau bunyi sirine ambulance dan lain sebagainya. Kewaspadaan sangatlah diperlukan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat membahayakan kamu ketika mengendarai motor. 

3. Pelarangan penggunaan GPS 

Beberapa saat yang lalu banyak informasi tentang pelarangan penggunaan global positioning system (GPS) ketika sedang berkendara. Hal ini diyakini mampu menurunkan tingkat fokus seseorang sehingga pengemudi tidak dapat berkonsentrasi terhadap laju motor. Hal ini sempat diluruskan oleh pihak kepolisian dimana bukan penggunaan GPS yang dilarang. Namun beberapa posisi yang dapat mengurangi tingkat fokus dan bisa membahayakan pengemudi motor itu sendiri atau orang lain yang ada di sekitarnya. Contohnya memegang GPS dengan menggunakan tangan kiri, sedangkan tangan kanan memegang stang motor. Tentu saja hal ini tidak dibenarkan oleh pihak kepolisian. Oleh sebab itu, kamu perlu hati-hati dalam penggunaan GPS. Jika dirasa tidak mengetahui jalan, berhentilah terlebih dahulu untuk melihat petunjuk arah pada GPS lalu lanjutkan perjalanan. 

Larangan Lainnya Dalam Mengendarai Motor Yamaha 

Tidak hanya beberapa larangan diatas, namun terdapat aturan-aturan yang harus kamu taati ketika mengendarai motor Yamaha agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan. Dalam UU No 22 Tahun 2009 telah memberikan beberapa aturan yang harus ditaati oleh pengendara kendaraan bermotor. Contohnya larangan mengemudi tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM), larangan melawan arus ketika berkendara, himbauan untuk mematuhi lampu lalu lintas, dan lain sebagainya. Saat ini pihak kepolisian sering melakukan pengawasan serta penertiban terhadap pengemudi yang tidak mentaati peraturan. 

Tentunya ketika kamu sudah mampu mengendarai motor dan mendapatkan surat ijin mengemudi, maka kamu harus mentaati setiap peraturan yang berlaku. Tidak hanya sekedar memberikan rasa takut untuk ditilang, namun juga memiliki manfaat bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Sekian hal yang tidak boleh dilakukan saat berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *